Si Paling Food Rescue
Meva Gustina
Sisa yang Tak Terbuang

Sejak merantau dan hidup mandiri di kota besar, banyak hal yang saya pelajari salah satunya adalah belajar masak. Belajar masak bukan hanya belajar tentang mencampurkan bahan makanan dengan bumbu dapur, melainkan bagaimana agar bahan makanan maupun makanan olahan tersebut memiliki “umur panjang” atau awet, guna untuk meningkatkan efisiensi waktu agar dapat mengerjakan kegiatan lainnya dengan baik.
Selain itu, belajar memasak juga dapat meningkatkan kreativitas dan meningkatkan sensori pada rasa.

Makanan yang sehat dan segar memiliki umur simpan yang pendek, sehingga banyak makanan atau bahan makanan sering terbuang dan mengakibatkan penumpukan limbah domestik. Oleh karena itu, perlu aktivitas yang baik dilakukan untuk meminimalisir makanan yang berpotensi menjadi limbah berlebih.
Beberapa langkah yaitu:
1. Ketika berbelanja, selalu tulis apa yang mau dibelanjakan, entah untuk seminggu, dua minggu atau sebulan ke depannya, guna untuk meminimalkan konsumsi berlebihan (over-consumption).
2. Selalu lakukan persiapan makanan (food-preparation) untuk meminimalisir waktu masak yang berlebihan
3. Gunakan sisa bahan makanan seperti kulit bawang atau buah, batang & akar sayuran, ampas jus, menjadi pupuk untuk tanaman.
4. Kenali umur bahan makanan apakah umur simpannya pendek atau panjang, sehingga kita dapat mengantisipasinya sebelum bahan tersebut tidak bisa digunakan lagi. 🙂
#SiPalingFoodRescue #SiPalingSustainability #IndonesiaAsri

Indonesia Asri
© 2026 - Indonesia Asri
Kampanye oleh