Table of Contents
Pernahkah Warga Asri mendengar tentang DEI? DEI atau Diversity, Equity, Inclusion adalah salah satu konsep yang sering ditemui di dunia kerja. Konsep ini mengedepankan kesetaraan, keberagaman, dan inklusi dalam budaya kerja.
Lantas, apa itu DEI dan hubungannya dengan ESG? Simak artikel ini hingga akhir untuk menemukan informasi selengkapnya!
Apa Itu DEI?

DEI adalah konsep yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang adil, beragam, dan inklusif bagi semua orang tanpa melihat karakteristik, ras, identitas, atau latar belakangnya.
DEI terdiri dari Diversity atau keberagaman, Equity atau kesetaraan, dan Inclusion atau inklusivitas. Diversity adalah keberagaman individu, seperti usia, jenis kelamin, ras, pengalaman hidup, dan lain-lain.
Lalu, Equity atau kesedaraan adalah konsep memberikan kesempatan yang adil dan setara kepada semua orang sehingga mereka bisa berkembang dengan kapasitas dan kemampuan yang mereka miliki.
Kemudian, Inclusion atau inklusi adalah menciptakan lingkungan yang mendukung, menghargai, dan menerima semua orang. Seluruh individu yang ada di dalam lingkungan tersebut harus terlibat secara adil serta saling menghormati latar belakang yang berbeda.
Baca juga: 10 Upaya-Upaya untuk Mengatasi Pencemaran Lingkungan
Mengapa DEI Penting?

Tujuan DEI adalah untuk memberikan ruang aman dan nyaman bagi seluruh individu dengan menerima dan menghargai keberagaman yang ada. Konsep ini cukup penting di lingkungan kerja karena dapat memengaruhi kinerja para karyawan. Adapun manfaat DEI adalah sebagai berikut:
Meningkatkan Produktivitas
Implementasi DEI pada lingkungan kerja dapat meningkatkan produktivitas karena semua karyawan terlibat dalam pengambilan keputusan dan proses operasional. Alhasil, hal ini juga bisa meningkatkan motivasi kerja dan loyalitas mereka.
Sebagai contoh, perusahaan rutin mengadakan diskusi singkat mingguan yang melibatkan semua karyawan, termasuk staf lapangan dan karyawan junior. Mereka bebas menyampaikan kendala kerja, seperti alur kerja yang rumit atau alat kerja yang kurang efektif.
Setelah masukan diterapkan, proses kerja menjadi lebih sederhana dan karyawan merasa pendapatnya dihargai. Akibatnya, mereka bekerja lebih semangat, jarang menunda pekerjaan, dan target dapat diselesaikan lebih cepat.
Meningkatkan Inovasi dan Kreativitas
Karena semua karyawan berhak terlibat secara adil, mereka dapat memberikan ide-ide baru untuk pengembangan bisnis atau penyelesaian masalah. Jadi, kreativitas dan inovasi tim akan terus terasah.
Misalnya, staf administrasi mengusulkan acara diadakan setengah hari agar tidak mengganggu pekerjaan, staf IT mengusulkan pendaftaran dan absensi digital, sedangkan staf lapangan mengusulkan kegiatan yang lebih santai dan kebersamaan. Gabungan ide ini membuat acara berjalan lancar, hemat biaya, dan lebih menjawab kebutuhan karyawan.
Memberikan Kesempatan Kerja yang Setara
Konsep DEI menekankan kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas sehingga dapat meningkatkan kolaborasi selama bekerja. Komunikasi yang dibangun dengan inklusivitas akan lebih terbuka dan setiap individu dapat menghargai masing-masing pandangan.
Contohnya adalah dalam satu tim kerja yang terdiri dari sales dan operasional, setiap anggota diberi kesempatan bicara yang sama saat rapat. Masalah dijelaskan tanpa saling menyalahkan, misalnya proses operasional yang lambat sehingga memengaruhi penjualan.
Alhasil, kebutuhan lapangan dan kendala teknis bisa dipahami bersama. Hal iini tentu mengurangi miskomunikasi, pekerjaan tidak perlu diulang, dan target tim lebih cepat tercapai.
Memberikan Citra Positif untuk Perusahaan
Perusahaan yang memiliki komitmen menjalankan DEI dapat menunjukkan bahwa mereka peduli kepada karyawan, isu sosial, dan keadilan. Tentunya, hal ini dapat meningkatkan reputasi baik perusahaan di mata investor dan publik.
Baca juga: Komunitas Peduli Sampah dan Lingkungan Hidup
Hubungan DEI dan ESG

Keberlanjutan dan kepedulian pada lingkungan adalah hal penting yang harus diperhatikan, khususnya bagi pelaku bisnis dan perusahaan. Salah satu konsep yang diterapkan untuk mendukung keberlanjutan adalah ESG atau Environment, Social, and Governance.
Lantas, apa hubungan DEI dan ESG? Faktanya, DEI adalah salah satu komponen penting pada aspek Social pada ESG. Mengimplementasikan DEI di tempat kerja dapat meningkatkan dampak sosial perusahaan karena karyawan dapat memahami kebutuhan masyarakat. Itulah mengapa perusahaan yang menerapkan DEI umumnya dapat beradaptasi dengan perubahan pasar dengan mudah.
Sebagai contoh, diskusi yang diadakan antara tim sales dengan tim pengembangan produk dapat menghasilkan produk yang menjawak masalah masyarakat. Tim sales akan menyampaikan masukan dari pelanggan dan tim pengembangan produk dapat mengimplementasikannya pada inovasi-inovasi di masa depan.
Selain itu, DEI juga menjadi aspek penting pada komponen Governance pada ESG. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, DEI mendorong inovasi dan keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan. Alhasil, keputusan yang dibuat akan etis, transparan, dan memiliki akuntabilitas.
Contoh umum penerapan DEI dalam ESG adalah perumusan inovasi untuk menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan. Keberadaan karyawan dari berbagai latar belakang dapat membawa banyak pengalaman, perspektif, dan ide untuk menghasilkan inovasi.
Misalnya, ketika hendak mengembangkan produk di sebuah wilayah, tim pengembangan produk tentu harus mempelajari segmentasi pasar pada wilayah tersebut.
Dengan adanya satu karyawan dari tim pemasaran yang berasal dari wilayah tersebut, tim pengembangan produk bisa bertanya dan melakukan riset untuk membuat produk baru sesuai karakteristik warga di wilayah tersebut.
Terakhir, DEI dapat menyelaraskan target ESG sehingga dapat diterima oleh pemangku kebijakan. Komunikasi yang efektif soal DEI kepada pemangku kebijakan dapat meminimalkan penolakan.
Perusahaan pun dapat menekankan bahwa inisiatif yang dibangun untuk mencapai target ESG selaras dengan tujuan perusahaan. Beberapa manfaat DEI yang dapat ditekankan dalam komunikasi tersebut adalah meningkatkan keterlibatan karyawan, mengurangi risiko bisnis, dan meningkatkan reputasi perusahaan.
Demikian informasi tentang apa itu DEI yang bisa kamu pelajari. DEI menekankan bahwa untuk bisa berinovasi dan berdampak pada lingkungan sosial, keberagaman dan inklusivitas harus ditekankan.
Semakin beragam latar belakang sumber daya manusia yang ada, semakin banyak ide yang muncul untuk pengembangan bisnis.
DEI pun tidak hanya berfungsi di lingkungan kerja saja, tetapi juga bisa memberikan dampak sosial di luar ranah profesional.
Terkait inklusivitas, keberagaman, dan kesetaraan, Indonesia Asri sebagai komunitas peduli lingkungan turut mengimplementasikannya, di mana semua orang, tak terpaut usia, ras, dan latar belakang lainnya, dapat berpartisipasi pada semua program Indonesia Asri.
Jadi, kamu bisa memberikan kontribusi besar untuk Bumi tanpa merasa dibeda-bedakan. Bagaimana? Tertarik untuk terlibat dengan aksi-aksi peduli lingkungan?
Daftarkan dirimu sekarang dan ikuti berbagai macam program yang ada di Indonesia Asri, mulai dari #AksiAsri dan kampanye musiman lainnya. Yuk, wujudkan aksi nyata untuk melestarikan Bumi bersama-sama!
Baca juga: Ragam Gerakan Peduli Lingkungan yang Bisa Kamu Lakukan!
