10 Contoh Recycle dalam Daur Ulang Sederhana, Cobain Yuk!

Oleh Tim Indonesia Asri

Sampah sering dianggap tidak bernilai dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat diubah menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat. 

Di samping itu, kebiasaan mendaur ulang sampah atau recycle, jumlah limbah yang berakhir di TPA dapat ditekan. Kebiasaan ini juga dapat memupuk rasa kepedulian terhadap lingkungan.

Berbagai contoh kegiatan recycle yang kini ada di masyarakat juga menunjukkan bahwa siapapun bisa berkontribusi menjaga bumi, baik di rumah, sekolah, maupun komunitas.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu recycle dan apa saja contoh recycle secara lebih lengkap, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini. 

Apa Itu Recycle?

Apa Itu Recycle

Recycle adalah proses mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan kembali material yang seharusnya dibuang sebagai limbah.

Berdasarkan data sampah di Indonesia, hanya sekitar 10–12% sampah yang berhasil didaur ulang. Alih-alih berakhir di tempat pembuangan akhir atau dibakar, beberapa jenis material yang masih dapat didaur ulang akan diolah menjadi produk baru yang dapat digunakan kembali.

Proses recycling membantu menekan eksploitasi sumber daya alam, menghemat energi dalam proses produksi, serta menjaga kelestarian sumber daya alam.

Kegiatan daur ulang di Indonesia diatur dalam Pasal 20 UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Pasal ini mengamanatkan pengurangan sampah melalui penerapan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai bagian penting dari pengelolaan sampah, termasuk mendorong pemilahan, daur ulang, dan pengomposan di berbagai sumber sampah.

Kenapa Recycle Penting untuk Dilakukan?

Kenapa Recycle Penting untuk Dilakukan

Upaya mendaur ulang sampah (recycle) penting untuk dilakukan bersama guna mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Dengan mendaur ulang, limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna sehingga jumlah sampah yang menumpuk berkurang dan dampak pencemaran lingkungan dapat diminimalkan.

Selain itu, kegiatan recycle membantu menghemat sumber daya alam dan energi karena bahan yang sudah ada dapat digunakan kembali tanpa harus terus mengambil bahan mentah dari alam. Dengan begitu, proses produksinya dan penggunaan energinya pun menjadi lebih efisien.

Baca juga: Cek 8 Cara Pengelolaan Sampah Rumah Tangga yang Tepat

Contoh Recycle dalam Kehidupan Sehari-hari  

Ada banyak contoh kegiatan daur ulang sehari-hari yang mudah diterapkan dan tidak membutuhkan banyak peralatan khusus. Penasaran apa saja produk recycle? Berikut beberapa contoh daur ulang berdasarkan bahan dari barang bekas yang mudah ditemukan:

Menjadikan Botol Plastik Bekas Sebagai Pot Tanaman

Botol Plastik Bekas Sebagai Pot Tanaman

Salah satu contoh recycle yang paling umum adalah memanfaatkan botol plastik bekas sebagai pot tanaman. Agar berfungsi dengan baik sebagai media tanam, kamu bisa melubangi bagian bawah maupun sisi samping botol untuk memastikan aliran air bagi tanaman tetap lancar.

Mengolah Kertas Bekas Menjadi Kertas Daur Ulang

Kertas Bekas Menjadi Kertas Daur Ulang

Kertas bekas adalah contoh recycle yang kedua, benda yang sudah tidak terpakai dapat dikumpulkan dan diolah kembali menjadi kertas baru yang memiliki nilai guna. Proses ini secara tidak langsung membantu mengurangi kebutuhan penebangan pohon sebagai bahan baku utama pembuatan kertas.

Selain itu, kamu juga dapat memanfaatkan kertas daur ulang yang telah diolah tersebut untuk keperluan belajar, sebagai buku catatan, maupun membuat sebuah kerajinan.

Membuat Kaleng Bekas Menjadi Tempat Penyimpanan

Kaleng Bekas Menjadi Tempat Penyimpanan
Sumber: pinterest.com/@Dazey88

Salah satu contoh recycle lainnya adalah kaleng bekas. Punya benda ini menumpuk di rumah? Biar lebih bermanfaat kamu bisa mendaur ulang kaleng-kaleng tersebut untuk menjadi wadah penyimpanan yang fungsional.

Kamu bisa menambahkan beberapa hiasan untuk menyulap kaleng bekas menjadi tempat penyimpanan alat tulis di meja belajar, berbagai aksesori kecil, maupun wadah perlengkapan dapur.

Mengubah Plastik Kemasan Menjadi Ecobrick

Plastik Kemasan Menjadi Ecobrick
Sumber: pinterest/@Graham Jowett

Tidak perlu bingung dan khawatir untuk mendaur ulang plastik kemasan yang ada di rumah. Sebab, kini kamu bisa mendaur ulang berbagai bungkus makanan dan kantong plastik menjadi ecobrick dengan cara memadatkannya ke dalam botol plastik.

Nantinya, ecobrick yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sederhana seperti kursi atau meja. Dengan begitu, plastik kemasan yang tidak lagi terpakai memiliki nilai guna baru.

Memanfaatkan Sisa Kain Menjadi Produk Kerajinan

Sisa Kain Menjadi Produk Kerajinan

Contoh recycle lainnya yang juga mudah untuk kamu lakukan di kehidupan sehari-hari, yakni dengan memanfaatkan sisa kain menjadi berbagai produk kerajinan. Potongan kain bekas dapat diolah menjadi tas kecil, dompet, lap, maupun hiasan rumah yang bernilai guna.

Baca juga: Ini 8 Cara Mudah Mengolah Sampah Organik di Rumah

Menjadikan Ban Bekas Sebagai Kursi Atau Pot Besar

Ban Bekas Sebagai Kursi Atau Pot Besar
Sumber: pinterest/@Mehmet Bicer

Ban bekas yang sudah tidak terpakai dapat dimanfaatkan kembali sebagai kursi atau pot tanaman berukuran besar, lho. Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa mengecat dan memodifikasi ban-ban bekas menjadi benda yang fungsional dengan tampilan yang menarik.

Botol Kaca Bekas Dijadikan Wadah Bumbu Atau Vas

Botol Kaca Bekas Dijadikan Wadah Bumbu Atau Vas

Tidak hanya botol plastik yang bisa didaur ulang, botol kaca bekas juga dapat dimanfaatkan kembali sebagai wadah bumbu dapur atau vas bunga.

Selain lebih awet dan mudah dibersihkan, penggunaan botol kaca bekas membantu mengurangi limbah sekaligus mempercantik tampilan dapur atau ruangan.

Memanfaatkan Pakaian Bekas Dijadikan Tas Belanja Kain

Pakaian Bekas Dijadikan Tas Belanja Kain
Sumber: pinterest/@Tyler Villanueva

Tahukah kamu bahwa pakaian bekas bisa dijahit ulang menjadi tas belanja kain yang ramah lingkungan dan tahan lama? Tas ini tidak hanya membantu mengurangi sampah tekstil, tetapi juga bisa digunakan berulang kali. Jadi, lebih hemat dan ramah lingkungan, kan?

Menggunakan Kardus Bekas Sebagai Kotak Penyimpanan

Kardus Bekas Sebagai Kotak Penyimpanan

Jika kamu punya banyak kardus bekas, seperti kotak sepatu atau kardus paket, jangan langsung dibuang. Ini juga salah satu contoh  selanjutnya. Kardus tersebut bisa dihias sesuai selera dan dimanfaatkan kembali sebagai kotak penyimpanan barang di rumah. Dengan begitu, rumah tetap rapi sekaligus mengurangi sampah kardus yang menumpuk.

Tutup Botol Plastik Dijadikan Hiasan Atau Mainan Edukatif

Tutup Botol Plastik Dijadikan Hiasan Atau Mainan Edukatif
Sumber: pinterest/@sall

Tutup botol plastik dapat diubah menjadi hiasan dekoratif yang menarik, seperti gantungan dinding, mozaik, atau rangkaian kerajinan kreatif. Selain itu, tutup botol juga bisa dijadikan mainan edukatif untuk anak-anak, misalnya alat belajar berhitung, warna, atau bentuk.

Itulah penjelasan mengenai berbagai contoh recycle dan manfaatnya bagi lingkungan. Dengan menerapkan kegiatan daur ulang, kamu bisa membantu mengurangi limbah, menghemat sumber daya, dan membentuk kebiasaan ramah lingkungan.

Ingin berkontribusi langsung dalam kegiatan daur ulang sampah? Tenang, kamu bisa mulai dengan bergabung di program Indonesia Asri yang diselenggarakan oleh Chandra Asri Group. Melalui program ini, kamu juga bisa melihat bagaimana inovasi seperti CIRCLO mengubah kantong plastik menjadi produk baru yang bermanfaat.

Untuk memaksimalkan upaya recycle dan pelestarian lingkungan lebih lanjut, kamu bisa bergabung menjadi Warga Asri. Ikuti program #AksiAsri dan wujudkan aksi nyata untuk Bumi yang lebih bersih dan lestari.

Setiap langkah kecilmu akan berdampak besar bagi bumi. Jangan tunggu lagi, daftarkan dirimu sekarang!

Baca juga: 8 Contoh Ragam Aksi Peduli Lingkungan di Sekolah! 

Oleh Tim Indonesia Asri
Indonesia Asri adalah kampanye yang digagas oleh Chandra Asri untuk bersama mewujudkan Indonesia yang lebih asri; Indonesia yang berwawasan lingkungan berkelanjutan untuk kelak dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Indonesia Asri
© 2026 - Indonesia Asri
Kampanye oleh