Mengenal Inklusi, Manfaatnya, Tipsnya, & Keadilan Lingkungan

Oleh Tim Indonesia Asri

Inklusi adalah salah satu konsep yang dapat membangun keberagaman dalam sebuah komunitas atau organisasi. Lantas, apa itu inklusi? Inklusi adalah konsep yang menciptakan rasa kebersamaan dan kepemilikan untuk semua orang. 

Artikel ini membahas seluk-beluk inklusi dan bagaimana cara menciptakan lingkungan yang mendukungnya. Jadi, simak informasi selengkapnya berikut ini!

Apa Itu Inklusi?

Apa Itu Inklusi

Inklusi adalah konsep yang mendukung keberagaman individu atau kelompok serta memastikan semua orang mendapatkan akses yang sama untuk mencapai sumber daya atau kesempatan. Inklusi tidak hanya berbicara soal akses fisik, tetapi juga pemahaman akan perbedaan budaya. 

Inklusi juga bisa berarti tindakan merangkul dan mengakomodasi orang-orang yang menerima diskriminasi karena perbedaan jenis kelamin, ras, kemampuan, identitas, dan lain-lain. 

Konsep inklusi sering dikaitkan dengan keberagaman. Inklusi lebih dari sekadar memastikan bahwa seorang individu dirangkul dan didengarkan. Konsep ini memanfaatkan keberagaman untuk membuat lingkungan yang sehat dan adil bagi semua orang sehingga mereka merasa terlibat dan dihargai.

Misalnya, di sebuah perusahaan, karyawan diperbolehkan menyampaikan ide dan pendapat dengan bebas selama rapat berlangsung. Hal ini akan menimbulkan komunikasi dua arah karena tidak hanya atasan yang berhak berpendapat. 

Tentunya, para karyawan akan merasa keberadaannya serta pandangannya lebih dihargai. Jika terus diterapkan, lingkungan kerja yang sehat dan memotivasi akan terbentuk. 

Kesimpulannya, keberagaman adalah variasi kelompok, misalnya variasi ras, jenis kelamin, usia, latar belakang, dan lain-lain. Sementara itu, inklusi adalah proses menerima nilai-nilai variasi kelompok tersebut dan merayakannya. 

Warga Asri bisa menemukan banyak contoh lingkungan inklusif, seperti di sekolah, lingkungan kerja, atau komunitas. Contoh inklusi di lingkungan kerja adalah menyediakan pelatihan untuk semua orang dan mendesain lingkungan agar lebih ramah untuk disabilitas. 

Contoh umum yang bisa Warga Asri temukan pada fasilitas umum adalah adanya jalur khusus pengguna kursi roda yang landai, kamar mandi khusus disabilitas, kursi prioritas di KRL, dan jalur berpola sebagai penunjuk jalan untuk teman-teman disabilitas netra.

Kemudian, di sekolah, lingkungan inklusif dapat dibentuk dengan merancang sistem kurikulum yang memenuhi kebutuhan siswa, membuat format belajar yang beragam, melakukan asesmen rutin untuk melihat kebutuhan siswa, serta menyediakan buku dan sumber daya yang merangkul semua siswa dari ras, agama, suku, dan kemampuan yang beragam. 

Baca juga: 8 Contoh Ragam Aksi Peduli Lingkungan di Sekolah!

Mengapa Inklusi Penting? 

Terdapat sejumlah alasan mengapa inklusi penting, di antaranya:

Meningkatkan Inovasi dan Kreativitas

Kelompok yang beragam umumnya memiliki perspektif dan ide yang beragam pula. Alhasil, kamu bisa mendapatkan inovasi dan penyelesaian yang majemuk. Jika diterapkan di lingkungan kerja, perusahaan dapat lebih siap menghadapi perubahan yang mungkin terjadi lebih cepat dari perkiraan. 

Contohnya adalah di sebuah perusahaan, tim pengembangan produk dapat dirancang dari kombinasi anggota tim penjualan, pemasaran, dan produk. Tim penjualan dapat menyampaikan keluhan konsumen untuk dijadikan evaluasi pengembangan produk. 

Kemudian, tim produk dapat merancang atau mengembangkan barang yang bisa menjawab kebutuhan konsumen tersebut, tentunya dengan diskusi matang bersama manajer dan memerhatikan nilai-nilai bisnis perusahaan. 

Setelah produk jadi, tim pemasaran dapat memasarkannya di seluruh kanal digital perusahaan agar semakin banyak pelanggan mengetahui pembaruan yang dibuat. Berkat inklusivitas dalam tim pengembangan produk, barang-barang yang dibuat relevan dengan kebutuhan pelanggan dan siap menghadapi perubahan di masa depan.

Meningkatkan Produktivitas

Inklusi dapat meningkatkan produktivitas berkat hubungan dan kolaborasi tim yang baik. Karyawan yang merasa dirangkul dan didengarkan kebutuhannya biasanya memiliki motivasi kerja yang tinggi. 

Alhasil, karyawan yang bekerja di lingkungan yang inklusif dapat menyelesaikan tanggung jawabnya dengan lebih efektif. Jika terus dipertahankan, produktivitas mereka dapat meningkat.

Sebagai contoh, perusahaan dapat mengupayakan pengembangan karir dan pelatihan yang sama untuk para karyawan tanpa memandang latar belakang pendidikan. Terlepas dari gelar dan ijazah terakhir, mereka bisa mengembangkan diri dengan mengikuti program pelatihan khusus, seminar, dan lokakarya. 

Hal ini tentu memotivasi karyawan untuk bisa upgrade keterampilan dan meningkatkan produktivitas mereka selama bekerja nantinya. 

Meningkatkan Retensi Karyawan

Inklusi di tempat kerja atau komunitas juga dapat meningkatkan retensi anggota. Hal ini dikarenakan mereka mendapatkan alat yang tepat untuk bekerja dan hal-hal yang mereka butuhkan. 

Contoh konkretnya di perusahaan adalah ketika perusahaan dapat memberikan alat kerja yang mendukung kinerja karyawan. Alat kerja tersebut dapat disesuaikan dengan keterbatasan dan kebutuhan karyawan. 

Misalnya, karyawan disabilitas netra bisa mendapatkan laptop yang dilengkapi dengan fitur text to speech sehingga bacaan dan ketikan di layar laptop dapat diubah menjadi suara. Alhasil, karyawan tersebut tetap bisa bekerja dengan produktif.

Anggota dan karyawan yang “didengar” oleh perusahaan atau komunitasnya akan merasa dihargai sehingga lebih termotivasi untuk bekerja lebih lama di lingkungan tersebut. 

Baca juga: 10 Upaya-Upaya untuk Mengatasi Pencemaran Lingkungan

Cara Menjadi Inklusif

Cara Menjadi Inklusif

Inklusi adalah membuat lingkungan yang mendukung dan menerima semua orang. Untuk meraihnya, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Bersuara: Kamu bisa mulai menyuarakan untuk menolak diskriminasi dan prasangka buruk terhadap satu sama lain. 
  • Memperkaya diri dengan wawasan baru: Kamu bisa membaca banyak informasi akurat tentang budaya dan kemampuan lain sehingga bisa mengapresiasi perbedaan yang ada. 
  • Membuat lingkungan yang inklusif: Kamu juga bisa menyediakan fasilitas dan sumber daya yang mudah diakses serta mempromosikan keberagaman di setiap kebijakan yang dibuat.
  • Mendengarkan dan mempelajari pengalaman orang lain: Kamu bisa memahami perspektif dan pengalaman orang lain untuk mendapatkan wawasan terkait sudut pandang baru. 
  • Menghormati sesama: Hormati setiap orang tanpa melihat latar belakang dan kemampuan mereka. Dengan begitu, kamu tidak akan termakan asumsi atau stereotip buruk. 

Mengenal Keadilan Lingkungan

Jika berbicara soal inklusivitas, mungkin Warga Asri terbesit dampak-dampaknya untuk sosial. Namun, keberagaman dan inklusi juga berdampak pada lingkungan. 

Keadilan lingkungan adalah konsep di mana semua orang, tanpa terkecuali ras, latar belakang, kemampuang, jenis kelamin, dan lainnya, mendapatkan perlindungan yang sama dari bahaya kesehatan dan lingkungan. 

Konsep ini bertujuan untuk mencapai kesetaraan lingkungan, di mana semua orang dapat terlibat secara adil untuk memastikan perlindungan lingkungan. Konsep ini muncul akibat ketidakadilan lingkungan. 

Ketidakadilan lingkungan adalah kondisi ketika kerusakan dan dampak buruk lingkungan tidak dibagi secara adil, di mana masyarakat berpenghasilan rendah sering menjadi pihak yang paling dirugikan. Hal ini bisa dilihat dari perkampungan kumuh dengan sungai yang tercemar yang berada di balik kawasan perumahan elit dan gedung-gedung tinggi. 

Ketidakadilan lingkungan juga berdampak pada kesehatan, karena warga yang terus terpapar limbah dan sampah berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit. Untuk mengatasi hal tersebut, dikenal prinsip keadilan lingkungan yang terdiri dari tiga hal, yaitu keadilan distributif, keadilan prosedural, dan keadilan pengakuan. 

  • Keadilan distributif: Risiko dan manfaat lingkungan harus dibagi secara adil kepada semua lapisan masyarakat.
  • Keadilan prosedural: Masyarakat harus dilibatkan secara adil dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan.
  • Keadilan pengakuan: Adanya pengakuan serta penghormatan terhadap perbedaan kondisi dan kerentanan yang dialami kelompok masyarakat tertentu. 

Itulah informasi tentang inklusi yang bisa kamu pahami. Inklusi adalah menciptakan lingkungan yang dapat merangkul semua orang, terlepas dari latar belakang dan pengalaman mereka. Inklusi dapat diterapkan di mana saja, baik di ranah profesional atau komunitas. 

Berbicara soal komunitas, Indonesia Asri adalah komunitas peduli lingkungan yang inklusif karena siapa saja, tak terbatas latar belakang, dapat berpartisipasi dalam semua program Indonesia Asri untuk melestarikan Bumi. 

Tentunya, hal ini dapat mendukung konsep keadilan lingkungan, di mana semua orang mendapatkan perlindungan dari bahaya kerusakan lingkungan secara adil. 

Indonesia Asri memiliki banyak program yang bisa kamu ikuti, salah satunya #AksiAsri, serta kampanye menarik yang wajib dinantikan setiap saat.

Yuk, daftarkan dirimu sekarang dan ikuti berbagai macam program yang ada di Indonesia Asri untuk Bumi yang lebih hijau!

Baca juga: Gerakan Peduli Sampah Operasi Semut. Ini Aksi Nyatanya!

Oleh Tim Indonesia Asri
Indonesia Asri adalah kampanye yang digagas oleh Chandra Asri untuk bersama mewujudkan Indonesia yang lebih asri; Indonesia yang berwawasan lingkungan berkelanjutan untuk kelak dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Indonesia Asri
© 2026 - Indonesia Asri
Kampanye oleh