
EcoCircular Fellowship Program
Edukasi ekonomi sirkular dipadukan dengan kelas jurnalisme interaktif

EcoCircular Fellowship Program
Indonesia Asri berkolaborasi dengan Narasi Academy menghadirkan program kelas jurnalisme intensif selama tiga hari untuk mengedukasi peserta mengenai ekonomi sirkular serta menegaskan bahwa sampah plastik pada kenyataannya dapat diolah dan dimanfaatkan kembali, selama dipilah dengan benar sejak awal, yang diperkaya dengan pemaparan dari para narasumber berpengalaman serta forum diskusi interaktif agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi karya jurnalistik yang informatif dan berdampak.
Kolaborator Partner


Event Program
Tanggal : Senin, 09 Februari 2026
Background
Kelas 1: Fondasi Ekonomi Sirkular
Krisis iklim seringkali digambarkan sebagai angka-angka kenaikan suhu yang abstrak, padahal realitanya, angka itu jauh lebih dekat dengan keseharian kita mulai dari cuaca yang semakin tidak menentu hingga tekanan terhadap sumber daya alam yang terus meningkat. Tantangan besar ini sebenarnya berakar pada siklus hidup material yang kita gunakan setiap hari: bagaimana ia diproduksi, dikonsumsi, hingga akhirnya dibuang. Namun, di tengah banjir informasi saat ini, isu keberlanjutan seringkali terjebak dalam narasi yang terlalu menyederhanakan masalah atau bersifat hitam-putih, yang justru mengaburkan akar persoalan sistemik yang sebenarnya.
Menyadari bahwa narasi yang akurat adalah kunci dari perubahan perilaku publik, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri berkolaborasi dengan Narasi Academy menghadirkan EcoCircular Fellowship Program. Kami percaya bahwa jurnalis dan content creator adalah jembatan utama untuk mengubah kompleksitas isu lingkungan menjadi cerita yang berimbang dan berbasis data.
Melalui kelas “Fondasi Ekonomi Sirkular”, peserta diajak untuk melampaui jargon lingkungan dan mulai memahami hubungan logis antara penggunaan material dengan mitigasi emisi global. Acara ini menjadi ruang belajar bagi para praktisi media untuk menajamkan sudut pandang kritis mereka, sehingga mampu menyampaikan pesan keberlanjutan yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga substantif dan bertanggung jawab demi masa depan Indonesia yang lebih sirkular.
Pembicara
Astryd Viandila Dahlan
CSWM Universitas Indonesia (Pakar Ekonomi Sirkular & Krisis Iklim)
Tujuan Kegiatan
- Literasi Urgensi Iklim Global
Menjelaskan dasar krisis iklim secara sederhana namun substantif agar peserta memahami urgensinya.
- Menunjukkan Korelasi Material dan Emisi
Menjelaskan hubungan logis antara penggunaan material, pola produksi, dan konsumsi terhadap dampak iklim. - Menanamkan Fondasi Ekonomi Sirkular
Membangun pemahaman mengenai konsep dasar ekonomi sirkular dan relevansinya dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah plastik saat ini.

Event Program
Tanggal : Senin, 09 Februari 2026
Background
Kelas 2: Pemilahan Plastik
Banyak anggapan bahwa plastik yang telah digunakan secara otomatis akan menjadi limbah yang kehilangan fungsinya. Namun, dalam kacamata ekonomi sirkular, nilai sebuah plastik ditentukan oleh bagaimana ia diperlakukan tepat setelah masa pakainya usai. Masalah utama yang dihadapi industri daur ulang saat ini bukanlah kekurangan teknologi, melainkan rendahnya kualitas material akibat kontaminasi sampah organik dan kebiasaan mencampur berbagai jenis limbah sejak dari sumbernya. Keputusan kecil untuk tidak membersihkan sisa makanan atau mencampur plastik kotor dengan yang bersih dapat membuat satu kelompok material kehilangan nilai ekonominya secara total.
Melalui kelas “Mengikuti Jejak Plastik: Kunci Pemilahan yang Benar”, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri bersama Narasi Academy berupaya menutup celah perilaku (behavioral gap) tersebut dengan membedah alur perjalanan plastik (waste journey) secara transparan. Fokus utama sesi ini adalah membekali jurnalis dan content creator dengan pengetahuan teknis mengenai standar kualitas material, mulai dari pengenalan logo resin hingga prinsip pembersihan material. Dengan narasi yang kuat mengenai pentingnya menjaga kualitas plastik di tahap hilir, diharapkan praktisi media mampu mengedukasi masyarakat bahwa pemilahan sampah adalah langkah nyata dalam mempertahankan nilai sumber daya untuk ekonomi sirkular Indonesia.
Pembicara
Nicko A. Setyabudi
Circular Economy & Partnership Manager Chandra Asri Group
Tujuan Kegiatan
- Membedah Alur Perjalanan Plastik (Waste Journey)
Memahami perjalanan sampah plastik dari sumber hingga proses daur ulang untuk mengidentifikasi titik kritis yang menentukan nilai suatu material.
- Edukasi Teknik Pemilahan Berbasis Standar Industri
Menjelaskan teknik pemilahan yang benar berdasarkan jenis material, kondisi kebersihan, dan kebutuhan industri daur ulang.
- Transformasi Wawasan Menjadi Konten Edukatif
Membantu peserta menerjemahkan insight lapangan mengenai manajemen sampah menjadi konsep liputan atau konten yang edukatif dan berorientasi solusi.

Event Program
Tanggal : Selasa, 10 Februari 2026
Background
Kelas 3: Inovasi Daur Ulang Plastik
Selama ini, masyarakat cenderung melihat plastik sebagai akhir dari sebuah konsumsi, padahal di dalam ekosistem industri modern, material ini merupakan aset yang menyimpan nilai ekonomi tinggi. Transformasi sampah menjadi sumber daya bernilai kini dimungkinkan melalui berbagai inovasi teknologi, mulai dari daur ulang mekanis hingga metode mutakhir seperti chemical recycling dan pirolisis. Inovasi ini bukan sekadar proses teknis untuk mengolah limbah, melainkan sebuah strategi sistemik untuk menjaga agar material tetap berada dalam rantai nilai ekonomi dan tidak terbuang sia-sia.
Menyadari potensi besar tersebut, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri menggelar kelas “Ketika Plastik Jadi Nilai: Inovasi Daur Ulang & Potensi Ekonominya” untuk membedah peluang ekonomi yang lahir dari alur sirkular. Program hasil kolaborasi dengan Narasi Academy ini mengajak jurnalis dan content creator untuk mengeksplorasi ekosistem baru yang melibatkan berbagai aktor mulai dari bank sampah hingga industri kreatif yang kini membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Melalui pemahaman mendalam mengenai tren inovasi dan kebutuhan pasar terhadap material daur ulang, praktisi media diharapkan mampu membangun narasi yang solutif dan berbasis data, guna mengedukasi publik bahwa pengelolaan plastik yang benar adalah motor penggerak ekonomi masa depan.
Pembicara
Mawaddatul Ulya
Executive Officer IPR
Tujuan Kegiatan
- Membedah Inovasi Teknologi Daur Ulang
Memahami jenis dan pendekatan inovasi daur ulang yang digunakan di industri modern, termasuk teknologi chemical recycling dan pirolisis.
- Mengidentifikasi Peluang Ekonomi Rantai Nilai
Memetakan peluang ekonomi dan lapangan kerja baru yang muncul dari ekosistem circular plastic bagi berbagai aktor di dalamnya.
- Mendorong Narasi Inovasi yang Solutif
Membekali peserta dengan kapasitas untuk menciptakan konsep konten atau liputan yang mengangkat potensi ekonomi dari inovasi daur ulang secara informatif.

Event Program
Tanggal : Selasa, 10 Februari 2026
Background
Kelas 4: Jurnalisme Konstruktif
Penyampaian informasi mengenai isu lingkungan kerap terjebak dalam pola liputan yang menyempitkan persoalan atau sekadar memicu reaksi emosional sesaat. Padahal, kompleksitas krisis iklim dan manajemen material menuntut narasi publik yang lebih utuh, akurat, dan solutif agar masyarakat dapat memahami akar persoalan secara sistemik. Tanpa konteks yang menyeluruh, solusi yang ditawarkan cenderung bersifat reaktif dan tidak mampu menjawab tantangan keberlanjutan secara jangka panjang.
Melalui kelas “Jurnalisme Konstruktif: Membangun Narasi yang Lebih Berimbang”, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri bersama Narasi Academy mengajak para jurnalis dan content creator untuk mengenali bias serta framing yang sering mengisolasi masalah plastik dari ekosistemnya. Program ini membekali peserta dengan teknik storytelling yang menggabungkan sudut pandang ilmiah, sosial, dan perilaku tanpa terjebak dalam dramatisasi. Dengan mengedepankan pilar akurasi dan konteks, diharapkan praktisi media mampu merangkai cerita yang mendorong pemahaman publik lebih baik, sekaligus menampilkan inovasi serta praktik baik industri secara proporsional demi masa depan yang lebih bertanggung jawab.
Pembicara
Laban Abraham Laisila
Jurnalis Senior Narasi
Tujuan Kegiatan
- Membedah Konsep Jurnalisme Konstruktif
Memahami pilar utama jurnalisme konstruktif serta relevansinya dalam membangun narasi isu plastik dan keberlanjutan yang berbasis sistem.
- Mengidentifikasi Bias dan Misleading Framing
Mengenali pola liputan yang menyederhanakan isu atau melihat material dari satu sisi saja untuk menghindari jebakan narasi dramatis yang tidak mencerminkan data.
- Menyusun Narasi Berbasis Sistem dan Solusi
Mempelajari cara menampilkan inovasi dan perjalanan material secara menyeluruh dengan mengintegrasikan data serta wawasan sistemik tanpa dramatisasi.

Event Program
Tanggal : Selasa, 10 Februari 2026
Background
Kelas 5: Storytelling Content
Kompleksitas isu krisis iklim dan manajemen material menuntut cara penyampaian informasi yang akurat namun tetap mudah dipahami oleh masyarakat luas. Tantangan utama dalam era digital saat ini adalah bagaimana mengolah data teknis mengenai ekonomi sirkular menjadi pesan yang sederhana tanpa kehilangan akurasi. Sering kali, data yang benar dapat menjadi menyesatkan jika tidak diberikan konteks yang tepat atau terjebak dalam bias narasi yang menyederhanakan persoalan secara berlebihan.
Melalui kelas “Membangun Cerita dengan Fakta: Short-Form untuk Ekonomi Sirkular”, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri bersama Narasi Academy membekali para jurnalis dan content creator dengan teknik visualisasi data dan storytelling yang efektif. Fokus utama sesi ini adalah mengubah topik yang dianggap berat seperti proses daur ulang dan rantai nilai sirkular menjadi konten video pendek yang menarik dan informatif. Dengan mengedepankan narasi berbasis bukti dan berorientasi solusi, para praktisi media diharapkan mampu mendorong pemahaman publik yang lebih utuh mengenai potensi serta nilai dari pengelolaan plastik yang bertanggung jawab.
Pembicara
Hendri Wijayanto
Executive Producer Narasi
Tujuan Kegiatan
- Literasi Data Ekonomi Sirkular
Meningkatkan kemampuan peserta dalam membaca dan memahami data terkait circular plastic secara tepat agar tidak menyesatkan publik.
- Desain Konten Short-Form yang Edukatif
Mempelajari struktur konten pendek yang efektif guna mengkomunikasikan isu sirkularitas secara ringan namun tetap berbasis data dan wawasan yang kuat.
- Penguatan Narasi Berbasis Bukti
Menghindari pola framing yang memicu reaksi emosional sesaat dan beralih pada pendekatan naratif yang solutif serta fokus pada peluang dalam circular value chain.




