
Edukasi Pilah Sampah
Pemilahan sampah dengan prinsip ekonomi sirkular untuk mendukung semangat keberlanjutan

Edukasi Pilah Sampah
Anak muda kerap memandang plastik semata-mata sebagai material yang berdampak negatif. Padahal, plastik sejatinya dapat menjadi bagian dari solusi apabila dipilah dan dikelola dengan baik. Melalui edukasi yang tepat serta penerapan prinsip ekonomi sirkular, plastik dapat bertransformasi menjadi “teman” bagi manusia, tidak hanya dalam mendukung keberlanjutan, tetapi juga dalam menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Kolaborator Partner



Event Program
Tanggal : 30 April - 4 Mei 2025
Lokasi :
Baywalk Mall, Pluit
Background
Bagi banyak orang, sampah plastik kerap dianggap sebagai akhir dari siklus sebuah produk. Namun, dalam perspektif ekonomi sirkular, narasi tersebut berubah sepenuhnya. Plastik bekas bukanlah limbah semata, melainkan sumber daya bernilai yang dapat diolah dan ditingkatkan nilainya untuk menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Sayangnya, pemahaman mengenai ekonomi sirkular, khususnya bahwa sampah plastik masih memiliki nilai apabila dipilah dan dikelola dengan baik, masih belum merata di masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri hadir di tengah ribuan pengunjung Jakarta Martial Arts Extravaganza (JMAE) dengan mengusung semangat green sports.
Melalui kegiatan operasi semut dan kehadiran booth interaktif yang dilengkapi dengan permainan edukatif serta hadiah menarik, pengunjung tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga diajak memahami langkah konkret dalam memilah sampah sebagai bagian dari penerapan prinsip ekonomi sirkular. Selain itu, ditampilkan pula berbagai contoh inovasi pengolahan sampah plastik yang telah dilakukan, mulai dari pemanfaatan sampah plastik menjadi aspal plastik, minyak pirolisis, hingga berbagai solusi bernilai tambah lainnya. Edukasi ini diperkuat dengan praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab melalui kolaborasi bersama Waste4Change.
Inisiatif ini menegaskan bahwa semangat kompetisi dalam olahraga dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih asri dan berkelanjutan.
Tujuan
- Membuka Wawasan Ekonomi Sirkular
Mengubah cara pandang masyarakat luas agar melihat sampah plastik bukan sebagai limbah akhir, melainkan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi berkelanjutan. - Memperkenalkan Inovasi Produk Nyata
Menampilkan bukti fisik produk-produk ekonomi sirkular karya Chandra Asri Group untuk meyakinkan publik bahwa sampah yang dipilah dan dikelola dengan baik dapat menghasilkan produk yang bermanfaat - Merangkul Berbagai Kalangan
Menghadirkan edukasi lingkungan yang inklusif di ruang publik agar pesan keberlanjutan dapat diakses dan dipahami oleh semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga komunitas olahraga.

Event Program
Tanggal : 25 - 26 Oktober 2025
Lokasi :
Istora Senayan, Jakarta
Background
Lari bukan sekadar tentang kecepatan langkah, tetapi juga tentang kedisiplinan dan konsistensi. Filosofi yang sama berlaku dalam menjaga lingkungan. Di tengah meningkatnya tren lari pada tahun 2025, terbuka peluang besar untuk menyisipkan pesan edukasi bahwa tubuh yang sehat tidak akan pernah terlepas dari lingkungan yang sehat. Tantangannya terletak pada bagaimana menghadirkan edukasi pemilahan sampah, yang kerap dianggap membosankan, menjadi aktivitas yang relevan dan menarik bagi generasi muda.
Menjawab tantangan tersebut, Chandra Asri Group melalui kampanye Indonesia Asri berpartisipasi dalam Jakarta Running Festival dengan menghadirkan ruang edukasi interaktif. Kami meyakini bahwa edukasi yang paling efektif adalah edukasi yang melibatkan pengalaman langsung. Oleh karena itu, pendekatan yang diambil tidak bersifat menggurui, melainkan mengajak pengunjung untuk bermain sambil belajar mengenai pemilahan dan pengolahan sampah plastik.
Dalam gelaran Jakarta Running Festival ini, pengunjung diajak menyelami konsep ekonomi sirkular melalui lokakarya meronce dari limbah plastik, sebuah representasi visual bahwa sampah dapat bertransformasi menjadi karya bernilai guna. Semangat sustainable living juga diperkuat melalui aksi lapangan ‘Operasi Semut’, di mana peserta tidak hanya memilah sampah secara langsung, tetapi turut mengedukasi pengunjung lainnya sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap bumi.
Tujuan
- Meningkatkan Kesadaran Ekonomi Sirkular
Mengedukasi generasi muda bahwa limbah plastik memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan kreativitas dan tepat - Mempromosikan Sustainable Living
Melakukan edukasi terhadap generasi muda, khususnya para pelari bahwa gaya hidup sehat dan aktif dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. - Mendorong Aksi Nyata
Pengelolaan sampah memberikan pengalaman langsung (hands-on) mengubah limbah menjadi karya seni serta praktik memilah sampah di area festival




