Table of Contents
Kota yang nyaman tidak hanya ditandai dengan gedung modern, tetapi juga memiliki lingkungan yang sehat untuk mendukung kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, konsep kota hijau hadir untuk menciptakan kawasan perkotaan yang lebih nyaman dan berkelanjutan.
Penerapan kota hijau mencakup berbagai aspek, mulai dari ruang terbuka hijau hingga pengelolaan lingkungan yang lebih bijak. Yuk, kenali lebih jauh konsep, ciri, dan manfaat kota hijau bagi kehidupan sehari-hari dengan membaca artikel ini!
Apa Itu Kota Hijau?

Kota hijau adalah konsep pembangunan perkotaan yang mengutamakan keseimbangan antara aktivitas masyarakat, pertumbuhan kota, dan kelestarian lingkungan.
Konsep ini mendorong terciptanya kawasan yang nyaman, sehat, efisien, serta mampu mendukung kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Penerapan kota hijau tidak hanya berkaitan dengan penambahan ruang terbuka hijau. Namun, hal ini juga mencakup pengelolaan sumber daya secara bijak, transportasi berkelanjutan, penggunaan energi yang lebih efisien, serta pengelolaan lingkungan yang terintegrasi.
Mengapa Kota Hijau Menjadi Pilihan yang Berkelanjutan?

Kota hijau menjadi pilihan yang berkelanjutan karena pembangunan perkotaan dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi tekanan pada lingkungan. Pendekatan ini penting karena kota menjadi pusat tempat tinggal, aktivitas ekonomi, transportasi, serta berbagai kegiatan masyarakat.
Seiring pertumbuhan penduduk perkotaan, kebutuhan akan energi, air, hunian, transportasi, serta berbagai fasilitas publik juga meningkat. Pertumbuhan aktivitas ekonomi di perkotaan turut mendorong penggunaan sumber daya yang lebih besar. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan pada lingkungan dan memengaruhi kualitas hidup masyarakat.
Data World Bank menunjukkan bahwa 59,4% penduduk Indonesia tinggal di wilayah perkotaan pada 2025. Artinya, sebagian besar masyarakat Indonesia kini menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan perkotaan. Kondisi ini membuat perencanaan dan pengelolaan kota perlu dilakukan secara lebih bijak agar pertumbuhan perkotaan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan.
Oleh karena itu, kota hijau menjadi salah satu pendekatan untuk menjawab tantangan tersebut. Konsepnya tidak sekadar menambah ruang terbuka hijau, tetapi juga mencakup penggunaan energi secara efisien, transportasi berkelanjutan, pengelolaan air, perencanaan tata ruang, serta pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada pertumbuhan fisik dan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
Inilah yang membuat kota hijau menjadi pilihan penting untuk menciptakan kawasan perkotaan yang nyaman dihuni saat ini sekaligus tetap layak bagi generasi mendatang.
Baca juga: Hutan Kota: Kenali Manfaat dan Rekomendasi Destinasinya
Fokus Pembangunan Kota Hijau

Pembangunan kota hijau mencakup berbagai aspek yang saling berkaitan untuk menciptakan kawasan perkotaan yang nyaman, efisien, dan berkelanjutan. Adapun fokus pembangunannya, meliputi:
Green Planning and Design
Perjalanan menuju green city dimulai dari bagaimana sebuah kota direncanakan dan dirancang sejak awal. Perencanaan ini mempertimbangkan tata guna lahan, kebutuhan masyarakat, akses transportasi, hingga keberadaan ruang hijau.
Dengan begitu, perkembangan kawasan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan antara fungsi kota dan kelestarian lingkungan.
Green Community
Kota yang berkelanjutan juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat yang tinggal di dalamnya. Warga dapat terlibat melalui berbagai kegiatan lingkungan, seperti menjaga ruang publik, mengikuti program pengelolaan sampah, hingga mendukung penggunaan transportasi berkelanjutan.
Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha membuat upaya menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman dapat berjalan secara konsisten.
Green Open Space
Ruang hijau menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang lebih nyaman dan sejuk. Keberadaannya dapat berupa taman kota hijau, hutan kota, hingga ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas. Selain membantu menjaga kualitas lingkungan, area ini juga menjadi tempat untuk berolahraga, bersantai, dan berinteraksi bagi masyarakat.
Green Building
Bangunan juga berperan penting dalam menciptakan kota yang lebih berkelanjutan. Konsep ini mendorong agar gedung dirancang dan dioperasikan secara efisien, misalnya melalui pemanfaatan cahaya alami, ventilasi yang baik, serta penggunaan energi dan air secara bijak.
Tak hanya berdampak pada lingkungan, bangunan yang dirancang dengan baik juga dapat menciptakan ruang yang lebih nyaman dan sehat bagi orang yang menggunakannya.
Green Water
Pengelolaan air menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kota. Fokusnya mencakup penggunaan air secara efisien, menjaga kualitas sumber air, mengelola air hujan, serta mengolah air agar dapat dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan.
Dengan pengelolaan yang tepat, ketersediaan air dapat lebih terjaga sekaligus membantu kota menghadapi tantangan seperti banjir dan kekeringan.
Green Waste
Green waste adalah pendekatan pengelolaan sampah yang mengutamakan proses yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penerapannya mencakup pemilahan sampah hingga pemanfaatan material yang masih memiliki nilai agar tidak langsung berakhir sebagai sampah.
Dalam pembangunan kota hijau, pengelolaan ini membantu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.
Baca juga: 10 Negara Terbersih di Dunia: Siapa yang Menempati Posisi Pertama?
Green Transportation
Mobilitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan perkotaan. Oleh karena itu, sistem transportasi di dalam kota hijau dirancang agar lebih efisien dan ramah lingkungan.
Pengembangan green transportation dapat dilakukan dengan menyediakan transportasi publik yang mudah diakses, jalur pejalan kaki dan jalur sepeda, serta mendukung penggunaan kendaraan beremisi rendah. Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk bepergian dengan nyaman tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Green Energy
Energi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan berbagai fasilitas di perkotaan. Oleh karena itu, green energy berfokus pada penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, termasuk pemanfaatan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan energi air.
Penerapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan energi kota sekaligus mendukung efisiensi dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi tak terbarukan.
Manfaat Kota Hijau

Penerapan konsep kota hijau memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, di antaranya:
- Meningkatkan kualitas lingkungan.
- Menciptakan kota yang lebih nyaman dan sehat.
- Menghemat penggunaan energi dan sumber daya.
- Mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.
- Mendukung transportasi berkelanjutan.
Salah satu contoh penerapan konsep kota hijau yang memberikan manfaat nyata adalah di Kopenhagen, Denmark. Kota ini mengembangkan transportasi berkelanjutan melalui jaringan sepeda yang luas.
Penelitian dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America (2023) yang menganalisis data perjalanan sepeda di Kopenhagen menunjukkan bahwa jaringan jalur sepeda yang telah dikembangkan diestimasi meningkatkan jumlah perjalanan sepeda sebesar 60% dan jarak tempuh sebesar 90% dibandingkan dengan kondisi tanpa jalur sepeda.
Lebih lanjut, penelitian tersebut juga memperkirakan manfaat ekonomi tahunan sekitar €0,4 juta per kilometer jalur sepeda. Estimasi tersebut berasal dari perubahan biaya perjalanan secara umum, kesehatan, dan kecelakaan sebagai dampak dari penyediaan infrastruktur sepeda.
Cara Membangun Kota Hijau

Membangun kota hijau membutuhkan perencanaan yang menyeluruh agar perkembangan kota tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Beberapa langkah yang dapat diterapkan antara lain:
- Menyediakan ruang terbuka hijau: Taman kota hijau, hutan kota, dan jalur hijau dapat membuat lingkungan lebih teduh sekaligus menyediakan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berinteraksi.
- Menanam lebih banyak pohon dan tanaman: Penambahan vegetasi dapat membuat kawasan perkotaan terasa lebih teduh dan nyaman, sekaligus mendukung keanekaragaman hayati di perkotaan.
- Mengembangkan transportasi berkelanjutan: Transportasi publik, jalur sepeda, dan fasilitas pejalan kaki perlu tersedia secara aman, nyaman, dan terintegrasi untuk mendukung mobilitas masyarakat.
- Menerapkan sistem pilah dan olah sampah: Sampah perlu dipilah berdasarkan jenisnya, kemudian diolah melalui metode yang sesuai agar pengelolaannya lebih efektif dan terarah.
- Menerapkan penghijauan pada bangunan: Fasad dan atap bangunan dapat dimanfaatkan sebagai area hijau untuk memperkaya lanskap kota.
Wujudkan Kota Hijau Bersama #AksiAsri
Demikianlah cara membangun kota hijau yang dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, sehat, dan berkelanjutan. Menjaga kota tetap hijau sejatinya merupakan kewajiban bersama. Sebagai bagian dari kehidupan perkotaan, kamu bisa mendukung keberlanjutan kota melalui pilihan dan kebiasaan sehari-hari, termasuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar.
Kamu juga bisa ikut menjaga lingkungan melalui berbagai aksi sederhana bersama Indonesia Asri. Di Indonesia Asri, ada banyak program yang dapat diikuti melalui #AksiAsri, seperti Operasi Semut yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sebelum dibuang dan Jejak Asri Hobbies yang mengajakmu belajar tentang manfaat plastik melalui berbagai aktivitas menarik, seperti workshop interaktif menghias cupcake.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, jadi bagian dari Warga Asri dan ikut berkontribusi menjaga kota tetap hijau serta menciptakan lingkungan yang lebih lestari. Daftar sekarang dan mulai aksi baikmu bersama Warga Asri lainnya!
Baca juga: Inilah Daftar 10 Kota Terbersih di Indonesia Tahun 2026