Konsep Green Office & Cara Menerapkannya dari Hal Sederhana

Oleh Tim Indonesia Asri

Kantor bisa menjadi lebih dari sekadar tempat untuk bekerja. Cara kantor dibangun dan dioperasikan turut menentukan seberapa besar energi yang digunakan, limbah yang dihasilkan, serta dampaknya terhadap lingkungan. Dari sinilah lahir konsep green office.

Untuk menerapkan green office, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan, mulai dari infrastruktur hingga kebiasaan karyawan. Jika kamu ingin memahami konsepnya secara mendalam agar bisa menerapkannya dengan tepat, simak penjelasan berikut!

Apa Itu Green Office?

Green office adalah konsep kantor yang dirancang untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan tetap menjaga agar kegiatan kerja berjalan produktif.

Konsep green office tak hanya berkaitan dengan penghematan listrik, tetapi juga merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap sustainability dan mendukung pelaporan ESG (Environmental, Social, and Governance).

Ciri-Ciri Green Office

Para pelaku bisnis energi ramah lingkungan mengadakan rapat di kantor yang mengusung konsep green office

Lantas, seperti apa penerapan green office secara nyata? Green office bisa dikenali dari ciri-ciri utama sebagai berikut:

Green Infrastructure

Green infrastructure mengacu pada penerapan desain, material, dan teknologi yang membantu mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna. 

Salah satu penerapannya adalah melalui biophilic design, yaitu pendekatan desain yang memasukkan unsur alam ke dalam ruang, seperti tanaman, kayu, atau pencahayaan alami.

Selain itu, green infrastructure juga dapat mencakup sistem pencahayaan dan ventilasi yang efisien, material beremisi rendah, serta furnitur ramah lingkungan.

Green Operations

Green operations merupakan pengelolaan operasional kantor yang mengutamakan efisiensi sumber daya dan pengurangan dampak lingkungan. Praktiknya dapat mencakup efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah, serta pemantauan konsumsi sumber daya. Dalam pengelolaan energi, kamu bisa memanfaatkan berbagai teknologi, seperti lampu pintar yang bisa dioperasikan melalui ponsel.

Green Culture

Green culture mengacu pada budaya kerja yang mendorong karyawan untuk memiliki kesadaran dan perilaku yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Jadi, fokusnya lebih pada perilaku karyawan yang mendukung prinsip green office secara umum.

Contohnya adalah memilah sampah, mengurangi penggunaan kertas, dan menggunakan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Apa Itu DEI di Tempat Kerja dan Hubungannya dengan ESG

Cara Menerapkan Green Office

Ruang kantor yang mengusung konsep green office dengan tanaman hijau dan pemanfaatan cahaya alami dengan jendela besar

Apabila kantormu tertarik menerapkan konsep green office di perusahaan, berikut beberapa cara yang dapat diterapkan:

Menerapkan Digitalisasi Proses Kerja

Digitalisasi proses kerja bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas administrasi kantor.

Praktik ini berkaitan erat dengan budaya paperless yang berfokus pada pengurangan kertas, tinta, energi untuk mencetak, serta limbah dari dokumen yang sudah tidak digunakan. Beberapa alternatif untuk mendukung digitalisasi proses kerja antara lain:

  • Membuat dan menyimpan laporan dalam format digital.
  • Menyimpan arsip perusahaan di cloud storage.
  • Membagikan dokumen internal melalui email.

Jika pencetakan masih diperlukan, sebaiknya gunakan kertas bersertifikat FSC (Forest Stewardship Council) yang mendukung pengelolaan hutan secara bertanggung jawab. Direkomendasikan juga untuk menggunakan printer hemat energi dan tinta yang lebih ramah lingkungan.

Menjalankan Prinsip Efisiensi Energi

Efisiensi energi dapat dicapai dengan mengurangi konsumsi listrik tanpa mengorbankan kebutuhan operasional kantor. Berikut cara menjalankannya:

  • Memaksimalkan pencahayaan alami melalui jendela untuk mengurangi penggunaan lampu pada siang hari.
  • Menggunakan lampu LED dan sistem pencahayaan berbasis sensor yang dapat menyesuaikan penggunaan lampu berdasarkan kondisi cahaya.
  • Membiasakan mematikan AC, komputer, dan perangkat elektronik lainnya saat tidak digunakan.
  • Mengganti komputer dengan laptop karena laptop umumnya membutuhkan daya listrik yang lebih rendah.
  • Memasang panel surya untuk memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik terbarukan.

Menerapkan Sustainable Transport

Untuk menerapkan green office, aspek transportasi juga perlu diperhatikan. Perusahaan dapat mendorong karyawan untuk menjalankan praktik sustainable transport, di antaranya dengan cara:

  • Menyediakan area parkir sepeda serta fasilitas pendukung bagi para pesepeda.
  • Mendorong penggunaan transportasi umum.
  • Menyediakan fasilitas carpool, yaitu berbagi kendaraan dengan orang lain yang memiliki rute perjalanan yang sama. Tujuannya adalah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan menekan emisi CO2.
  • Memberikan opsi hybrid work untuk mengurangi mobilitas ke kantor.

Mengelola Sampah secara Efektif

Cara ini dapat diawali dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan elektronik. Pemilahan di sumber membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA sekaligus memungkinkan setiap jenis sampah mendapatkan penanganan yang sesuai.

Menambah Ruang Hijau di Lingkungan Kantor

Cara terakhir untuk menerapkan green office dalam daftar ini adalah menambah ruang hijau di lingkungan kantor, baik di dalam maupun di sekitar bangunan.

Hal ini dapat berdampak positif karena tanaman dapat menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen melalui fotosintesis sehingga membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman. Berikut langkah konkret yang bisa dilakukan:

  • Menempatkan tanaman indoor di meja kerja, seperti Peace Lily dan Lidah Mertua (Sansevieria), atau di area lobi, seperti Pohon Uang (Pachira) dan Dracaena.
  • Membuat vertical garden pada dinding di area tertentu.
  • Membuat taman di rooftop jika kondisi bangunan memungkinkan.

Baca juga: Ruangan Auto Asri dengan Tanaman Hias, Cek Rekomendasinya di Sini!

Manfaat Green Office

Taman luas di dalam ruangan kantor yang mengusung konsep green office

Penerapan konsep green office akan mendatangkan sejumlah manfaat berikut:

  • Meningkatkan kualitas lingkungan kerja: Pencahayaan alami membantu menciptakan ruang kerja yang lebih terhubung dengan lingkungan. Kehadiran tanaman yang mampu menyerap CO2 juga membantu memurnikan udara. Keduanya berpotensi membuat area kerja lebih nyaman.
  • Mendukung kesehatan dan kreativitas karyawan: Berdasarkan artikel dalam jurnal Atmospheric Pollution Research (2022), ditemukan bahwa kantor yang memiliki unsur alam dan kondisi lingkungan yang lebih nyaman dapat mendukung well-being (kesejahteraan), konsentrasi, dan kreativitas karyawan.
  • Menghemat biaya operasional: Riset dalam jurnal Building Research & Information (2021) menunjukkan bahwa penerapan konsep green office building dapat menghasilkan penghematan energi dan air hingga 58,65% sepanjang siklus hidup bangunan.
  • Meningkatkan reputasi perusahaan: Green office menunjukkan komitmen perusahaan terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial. Lebih lanjut, konsep ini juga dapat meningkatkan daya tarik bagi pelanggan, mitra, dan calon karyawan.
  • Mengurangi emisi CO2 dan dampak terhadap lingkungan: Melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab, perusahaan dapat mengurangi emisi CO2 serta meminimalkan dampak negatif aktivitas operasional terhadap lingkungan.

Tahukah kamu? Chandra Asri Group, khususnya Gedung Admin Building OPE, juga menerapkan konsep green building hingga meraih sertifikat Green Building EDGE Advanced dari Green Building Council Indonesia.

Dalam sertifikasi tersebut, terdapat tiga aspek utama yang dinilai, yaitu efisiensi energi, efisiensi air, dan embodied carbon material. Pencapaian ini membuktikan bahwa Chandra Asri Group telah melampaui standar dasar dalam meningkatkan efisiensi bangunan sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Gabung Indonesia Asri & Lanjutkan Aksimu untuk Lingkungan!

Itulah penjelasan mengenai green office, sebuah konsep perkantoran yang mengutamakan efisiensi sumber daya serta mendukung upaya pelestarian lingkungan. 

Pada akhirnya, green office bukan sekadar membuat bangunan terlihat lebih hijau, tetapi juga mengoperasikannya secara bertanggung jawab agar berdampak positif bagi lingkungan dalam jangka panjang.

Prinsip tersebut juga sejalan dengan sustainable living yang dapat dimulai dari berbagai kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memilih kendaraan bermotor berbahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Ingin melakukan aksi lingkungan lainnya bersama orang-orang dengan visi yang sama? Yuk, ikuti berbagai kampanye pelestarian lingkungan dari Indonesia Asri

Dengan bergabung sebagai Warga Asri, kamu bisa memperoleh akses eksklusif ke berbagai kegiatan, berkesempatan bertemu para ahli dari berbagai bidang, serta menukarkan Indonesia Asri Poin dengan merchandise eksklusif.

Untuk masa depan Bumi yang lebih baik, mengapa harus menunda? Daftarkan dirimu dan tunjukkan kontribusimu sekarang juga!

Baca juga: Apa Itu Sustainable Living dan Bagaimana Cara Menerapkannya?

Artikel Indonesia Asri Lainnya
Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
Agustus 24, 2026

Memahami Degradasi Lingkungan dari Penyebab hingga Solusinya

Degradasi lingkungan mungkin istilah yang kurang familier dalam konteks kehidupan sehari-hari. Padahal, dampaknya bisa ditemukan di […]

Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
Agustus 24, 2026

5 Hutan Terbesar di Dunia, dari Taiga hingga Valdivian!

Hutan merupakan salah satu ekosistem terpenting di Bumi yang menjadi habitat bagi berbagai tumbuhan dan satwa. […]

Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
Agustus 24, 2026

Mengenal Energi Hijau dan Manfaatnya bagi Lingkungan

Energi untuk menunjang kehidupan ternyata dapat berasal dari potensi alam di sekitar kita. Matahari yang bersinar, […]

Oleh Tim Indonesia Asri
Indonesia Asri adalah kampanye yang digagas oleh Chandra Asri untuk bersama mewujudkan Indonesia yang lebih asri; Indonesia yang berwawasan lingkungan berkelanjutan untuk kelak dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Indonesia Asri
© 2026 - Indonesia Asri
Kampanye oleh