5 Hutan Terbesar di Dunia, dari Taiga hingga Valdivian!

Oleh Tim Indonesia Asri

Hutan merupakan salah satu ekosistem terpenting di Bumi yang menjadi habitat bagi berbagai tumbuhan dan satwa. Namun, peran hutan tidak berhenti pada penyediaan tempat tinggal bagi berbagai spesies. Hutan juga membantu menyerap karbon serta menjaga siklus air dan keseimbangan iklim global.

Di berbagai penjuru dunia, terdapat kawasan hutan yang membentang sangat luas dengan keanekaragaman hayati yang menakjubkan. Nah, kalau kamu ingin mengenal hutan terbesar di dunia, simak daftar berikut ini. 

Daftar Hutan Terbesar di Dunia

Kawasan hutan terbesar di dunia yang dilihat dari atas dengan latar belakang langit

Setiap kawasan hutan memiliki karakteristik dan bentang alam yang berbeda, termasuk dari segi luas wilayah serta keanekaragaman hayati yang dimilikinya. Perbedaan tersebut membuat setiap hutan memiliki keunikan dan peran ekologisnya masing-masing dalam daftar berikut. 

Sebagai catatan, daftar berikut tidak disusun berdasarkan urutan luas wilayah, melainkan berdasarkan cakupan kawasan atau ekoregion masing-masing.

Dilansir Discovery Channel UK, berikut adalah beberapa hutan terbesar dunia yang perlu kamu kenali: 

Taiga (Hutan Boreal)

Taiga, atau dikenal sebagai hutan boreal, merupakan salah satu kawasan hutan terluas sekaligus bioma daratan terbesar di dunia. Hutan ini membentang di belahan bumi utara, melintasi Rusia, Kanada, Alaska (Amerika Serikat), Norwegia, Swedia, dan Finlandia.

Luas bioma taiga diperkirakan mencapai sekitar 16,6 juta km². Secara global, hutan boreal mencakup sekitar 27% dari seluruh area hutan dunia berdasarkan data United Nations Economic Commission for Europe (UNECE). Sementara itu, kawasan hutan boreal yang benar-benar tertutup pepohonan memiliki luas sekitar 7,6–7,7 juta km² di Rusia saja.

Wilayah hutan boreal umumnya berada di sekitar lintang 50–70° LU dan memiliki musim dingin yang panjang serta musim panas yang relatif singkat. Kondisi tersebut membuat vegetasi taiga didominasi oleh pohon konifer, seperti pinus, cemara, dan spruce, yang mampu beradaptasi dengan suhu dingin yang ekstrem.

Selain menjadi habitat bagi berbagai tumbuhan dan satwa, taiga juga menyimpan karbon dalam jumlah besar. Oleh karena itu, keberadaan hutan boreal turut mendukung keseimbangan karbon dan menjaga fungsi ekosistem di wilayah utara Bumi.

Baca juga: Manfaat Hutan Lindung bagi Manusia dan Kelestarian Alam

Hutan Hujan Amazon

Pemandangan hutan hujan Amazon yang merupakan salah satu hutan terbesar di dunia

Jika membahas hutan terbesar di dunia, Hutan Hujan Amazon tentu menjadi salah satu kawasan yang sudah tidak asing di telinga. Kawasan ini dikenal sebagai hutan hujan tropis terbesar di dunia dengan bentang wilayah yang sangat luas di Amerika Selatan.

Luas Hutan Hujan Amazon mencapai sekitar 6,7 juta km² dan mencakup sembilan negara. Sebagian besar kawasan ini berada di Brasil, sementara wilayah lainnya tersebar di Peru, Kolombia, Bolivia, Venezuela, Guyana, Suriname, Ekuador, dan Guyana Prancis.

Bukan hanya luas wilayahnya yang membuat Amazon istimewa, tetapi kawasan ini juga dikenal karena keanekaragaman hayatinya yang sangat tinggi. Amazon menjadi habitat bagi sekitar 10% dari spesies yang telah diketahui di dunia, termasuk jaguar dan anakonda.

Hutan Hujan Kongo

Hutan Hujan Kongo merupakan hutan hujan tropis terbesar kedua di dunia setelah Hutan Hujan Amazon. Kawasan ini berada di Afrika Tengah dan membentang di enam negara, yaitu Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Guinea Khatulistiwa, dan Gabon.

Sebagai contoh, Congo Basin, yang merupakan rumah bagi hutan hujan tropis terbesar kedua di dunia setelah Amazon, memiliki luas sekitar 3,7 juta km². Kawasan ini menjadi habitat bagi lebih dari 10.000 spesies tumbuhan tropis, sekitar 400 spesies mamalia, dan lebih dari 700 spesies ikan sehingga termasuk salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.

Hutan Hujan Nugini

Tahukah kamu bahwa Pulau Nugini juga menjadi rumah bagi salah satu hutan hujan tropis terbesar di dunia? Hutan Hujan Nugini membentang di Papua Nugini serta Indonesia, dengan bentang alam yang mencakup hutan dataran rendah, hutan pegunungan, hingga kawasan mangrove di pesisir.

Kawasan ini menempati posisi ketiga setelah Hutan Hujan Amazon dan Hutan Hujan Kongo, sekaligus dikenal sebagai salah satu hutan hujan tropis dengan luas sekitar 73 juta hektare atau 730.000 km². 

Keunikan Hutan Hujan Nugini juga terlihat dari kekayaan hayatinya yang mencakup sekitar 7% dari keanekaragaman hayati dunia. Kawasan ini menjadi habitat bagi burung cenderawasih, kanguru pohon, kasuari, serta ribuan spesies anggrek.

Baca juga: Peran Ekowisata Mangrove dan 7 Rekomendasi Wisatanya di Indonesia

Hutan Valdivian

Pemandangan hutan terbesar di dunia

Berbeda dari hutan hujan tropis yang berada di wilayah beriklim hangat, hutan Valdivian merupakan salah satu hutan hujan beriklim sedang di dunia. Hutan ini berada di Chili dan Argentina dengan luas sekitar 248.000 km².

Hutan Valdivian juga dikenal sebagai salah satu hutan dengan pohon-pohon tertua di dunia, termasuk pepohonan purba yang telah tumbuh selama ribuan tahun. Salah satunya adalah pohon alerce yang beberapa individunya diperkirakan dapat hidup hingga lebih dari 3.500 tahun.

Iklimnya yang sejuk dan lembap, dengan curah hujan tinggi akibat pengaruh angin dari Samudra Pasifik, mendukung pertumbuhan vegetasi yang rimbun. Kondisi tersebut membuat kawasan ini dipenuhi berbagai tumbuhan, mulai dari bambu, pakis, dan lumut hingga pepohonan berusia ribuan tahun.

Jaga Hutan, Wujudkan Bumi Asri dengan #AksiAsri!

Itulah pembahasan mengenai hutan terbesar di dunia, mulai dari luas wilayah, keanekaragaman hayati, hingga perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem

Ingat, menjaga kelestarian dan mencegah kerusakan hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kita.

Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan adalah menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui pilihan sehari-hari yang lebih ramah lingkungan, seperti memilih kendaraan berbahan bakar ramah lingkungan untuk mendukung mobilitas yang lebih berkelanjutan. Meski terlihat sederhana, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga bumi tetap lestari. 

Kalau ingin berkontribusi lebih jauh, kamu juga bisa bergabung dalam #AksiAsri yang diinisiasi oleh Indonesia Asri. Ada banyak program menarik dalam #AksiAsri yang dapat kamu ikuti, mulai dari Operasi Semut yang mengedukasi masyarakat untuk belajar memilah sampah, hingga Jejak Asri Hobbies yang bisa menjadi wadah untuk kamu menyalurkan hobi sekaligus mengenal manfaat plastik secara lebih menyeluruh.

Yuk, daftarkan dirimu sekarang dan jadilah bagian dari Warga Asri yang bersama-sama mewujudkan lingkungan yang lebih lestari melalui berbagai aksi nyata di Indonesia Asri!

Baca juga: Ragam Manfaat Hutan Mangrove dan Cara Melestarikannya

Artikel Indonesia Asri Lainnya
Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
Agustus 24, 2026

Mengenal Energi Hijau dan Manfaatnya bagi Lingkungan

Energi untuk menunjang kehidupan ternyata dapat berasal dari potensi alam di sekitar kita. Matahari yang bersinar, […]

Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
Agustus 19, 2026

Tanaman Langka di Indonesia dan Dunia yang Perlu Dilestarikan

Indonesia menjadi salah satu negara yang dikenal akan kekayaan floranya, dengan berbagai tumbuhan yang tumbuh di […]

Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
Agustus 14, 2026

Mobil Hidrogen: Pengertian, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Mobilitas yang lebih ramah lingkungan kini semakin banyak dibahas di berbagai negara. Salah satu inovasi yang […]

Oleh Tim Indonesia Asri
Indonesia Asri adalah kampanye yang digagas oleh Chandra Asri untuk bersama mewujudkan Indonesia yang lebih asri; Indonesia yang berwawasan lingkungan berkelanjutan untuk kelak dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Indonesia Asri
© 2026 - Indonesia Asri
Kampanye oleh