Ini 6 Kota Tertua di Indonesia, Apa Kotamu Salah Satunya?

Oleh Tim Indonesia Asri

Inti Pembahasan

  • Beberapa kota tertua di Indonesia adalah Palembang, Salatiga, Kediri, Surabaya, Banda Aceh, dan Malang.
  • Usia kota-kota tertua di Indonesia berkisar antara 700–1300 tahun.
  • Beberapa kota diketahui sebagai kota tertua di Indonesia karena tercantum dalam prasasti kerajaan-kerajaan besar di Nusantara, sedangkan kota lainnya menggunakan tanggal berdasarkan peristiwa sejarah tertentu.

Sejumlah kota tertua di Indonesia telah memulai perjalanan sejarahnya sejak ratusan, bahkan ribuan tahun lalu. Di antara kota-kota tua tersebut, ada yang usianya mencapai 16 kali lipat usia Indonesia saat ini, lho.

Siapa sangka, di balik hiruk-pikuk kota modern dan gedung-gedung yang menjulang tinggi, ada jejak tertulis dari kerajaan masa lampau yang tersimpan rapi dan menjadi saksi bisu kota pada masa lalu. Lantas, apa kota tertua di Indonesia? Simak daftar lengkapnya hingga tuntas!

Daftar Kota Tertua di Indonesia

Jembatan Ampera di tengah Kota Palembang yang merupakan kota tertua di Indonesia

Di bawah ini adalah beberapa kota tertua di Indonesia yang disusun secara acak atau tanpa urutan tertentu:

Kota Palembang

Kota pertama adalah Palembang, ibu kota Sumatra Selatan yang dikenal sebagai daerah asal pempek. Palembang merupakan kota tertua di Indonesia yang telah ada sejak abad ke-7 atau sekitar tahun 682 Masehi. Hal ini tercantum dalam bukti sejarah tertulis, yaitu Prasasti Kedukan Bukit.

Palembang juga pernah menjadi pusat kejayaan Kerajaan Sriwijaya saat menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13.

Pada masa perkembangan Sriwijaya, kota ini berperan sebagai entrepôt (pelabuhan antara) yang menghubungkan komoditas dari wilayah pedalaman dan Nusantara dengan perdagangan mancanegara. 

Fakta tersebut diperkuat oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora (2025). Penelitian ini menunjukkan bahwa keramik yang ditemukan di Sungai Musi, Palembang, berasal dari berbagai dinasti di Tiongkok. 

Selain itu, penemuan mata uang kuno, termasuk koin emas, perak, dan tembaga dari sumber lokal maupun Tiongkok menunjukkan bahwa Sriwijaya telah memiliki sistem ekonomi berbasis mata uang dalam transaksi perdagangannya. Temuan-temuan tersebut menegaskan bahwa Sungai Musi berperan besar dalam sejarah maritim Nusantara.

Kota Salatiga

Jika Warga Asri pernah berkunjung ke kota Semarang dan Solo, Salatiga berada di antara kedua kota besar tersebut. Seperti yang tertulis dalam Prasasti Plumpungan, kota ini sudah ada sejak tahun 750 Masehi. Jadi, saat ini usia Salatiga sudah mencapai 1276 tahun.

Pada masa penjajahan Belanda, Salatiga dikenal sebagai kota terindah di Jawa Tengah. Selain pesona alamnya yang memanjakan mata karena berada di lereng Gunung Merbabu, Salatiga juga memiliki nuansa yang menenangkan serta kualitas udara yang baik.

Saat mengeksplorasi Salatiga, kamu bisa menemukan banyak wisata sejarah di pusat kotanya, seperti rumah tua dan gereja klasik peninggalan Belanda.

Baca juga: Apa Itu Kota Hijau? Kenali Manfaat dan Cara Membangunnya

Kota Kediri

Simpang Lima Gumul yang merupakan landmark Kota Kediri

Selain Jawa Tengah, Jawa Timur juga memiliki salah satu kota tertua di Indonesia, yaitu Kediri. Menurut Prasasti Kwak, Kediri sudah berdiri sejak tahun 879 Masehi. 

Dulu, kota ini juga menjadi bagian dari wilayah Kerajaan Kadiri, atau yang lebih dikenal sebagai Kerajaan Kediri, pada abad ke-11 hingga ke-13. Kejayaan Kediri pada masa lalu akhirnya menginspirasi pembangunan Simpang Lima Gumul (SLG), landmark modern yang arsitekturnya menyerupai Arc de Triomphe di Paris.

Hingga kini, Kediri masih menyimpan berbagai peninggalan arkeologis, seperti Situs Tondowongso, Candi Tegowangi, Situs Adan-Adan, serta Arca Totok Kerot. 

Kota Surabaya

Masih di area Jawa Timur, ibu kota provinsi ini ternyata sudah berusia 733 tahun, lho. Surabaya lahir pada 31 Mei 1293, yang bertepatan dengan peristiwa pertempuran antara Raden Wijaya dan pasukan Mongol di bawah pimpinan Kubilai Khan.

Sejarah panjang Surabaya sebagai salah satu kota tertua di Indonesia membuat kota ini memperoleh julukan “Kota Pahlawan”. Julukan ini muncul berkat aksi heroik para pemuda Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, salah satunya pada Pertempuran 10 November 1945.

Menariknya, nuansa kepahlawanan tak hanya hadir dari peristiwa sejarahnya, tetapi juga dari nama Surabaya itu sendiri. Sebab, nama Surabaya tersusun dari kata “sura” yang berarti berani dan “baya” yang berarti bahaya.

Baca juga: Inilah Daftar 10 Kota Terbersih di Indonesia Tahun 2026

Kota Banda Aceh 

Salah satu kota tertua di Indonesia adalah Banda Aceh yang berada di Pulau Sumatra. Pada masa kesultanan, kota ini dikenal sebagai Bandar Aceh Darussalam. 

Banda Aceh dibangun oleh Sultan Johan Syah pada 1 Ramadan 601 Hijriah/22 April 1205 Masehi sehingga saat ini usianya mencapai 821 tahun.

Selain menjadi salah satu kota tertua di Indonesia, Banda Aceh juga masuk dalam daftar kota Islam tertua di Asia Tenggara. Predikat tersebut tak lepas dari perannya sebagai pusat pendidikan Islam pada masa kejayaannya, ketika banyak pelajar dari India, Timur Tengah, dan wilayah lain berdatangan untuk menimba ilmu di kota ini.

Kota Malang

Taman di Kota Malang

Selain Kediri dan Surabaya, Jawa Timur masih memiliki satu kota lain yang usianya tak kalah tua, yaitu Malang. Kota ini telah memiliki jejak sejarah sejak 760 Masehi, tak lama setelah Salatiga.

Kota Malang pernah berada di bawah kekuasaan Kerajaan Kediri dan Kerajaan Singasari. Jika berkunjung ke Malang, kamu dapat menemukan berbagai peninggalan kejayaan masa lalu, seperti Candi Kidal, Candi Jago, dan Candi Singasari.

Pada masa kolonial Belanda, Malang juga digunakan sebagai pusat perdagangan strategis. Saat itu, kawasan Kayutangan memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan dan penghubung antara Malang dan Surabaya. 

Bahkan, karena kondisi geografisnya yang berada di daerah pegunungan, Malang pernah menjadi basis pertahanan para pejuang, termasuk dalam perlawanan koalisi wilayah Jawa Timur terhadap ekspansi Kesultanan Mataram pada masa Panembahan Senapati.

Bersama Indonesia Asri, Yuk Jaga Kota dan Lestarikan Bumi!

Dari kota-kota tertua di Indonesia tadi, berbagai warisan sejarah masa lalu masih dapat kita lihat hingga sekarang. Namun, keberlangsungan sebuah kota tidak hanya bergantung pada warisan sejarahnya, tetapi juga pada kondisi lingkungan yang mendukung kehidupan masyarakat di dalamnya.

Oleh karena itu, upaya menjaga kelestarian lingkungan sama sekali tidak boleh diremehkan. Lingkungan yang sehat dan terjaga sangat memengaruhi kualitas hidup masyarakat sekaligus keberlangsungan suatu wilayah dalam jangka panjang.

Nah, jika kamu ingin berkontribusi lebih luas dalam misi pelestarian lingkungan, Indonesia Asri siap menjadi partner setiamu dengan menghadirkan berbagai program relevan, salah satunya yang ada di #AksiAsri. Program #AksiAsri, seperti Operasi Semut, dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

Jadi, sudah siap mengambil peran untuk mewujudkan Indonesia yang lebih hijau? Jangan tunda lagi, daftarkan dirimu sebagai Warga Asri sekarang juga!

Baca juga: Daftar Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia dan Indonesia

Frequently Asked Questions (FAQ)

Selain kota tertua, ketahui juga beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait kota-kota di Indonesia dan dunia berikut ini:

1. Apa Kota Tertua di Dunia?

Beberapa kota tertua di dunia adalah Jericho (Palestina), Byblos (Lebanon), Damaskus (Suriah), dan Faiyum (Mesir). 

2. Apa Saja 5 Negara Tertua di Dunia?

Lima negara tertua di dunia yaitu Mesir, India, Afghanistan, Tiongkok, dan Georgia

3. Apa Kota Termuda di Indonesia?

Kota termuda di Indonesia antara lain Kota Sungai Penuh (Jambi), Tangerang Selatan (Banten), Kotamobagu (Sulawesi Utara), dan Serang (Banten).

Artikel Indonesia Asri Lainnya
Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
September 26, 2026

7 Pohon Tertua di Dunia, Usianya Lebih dari 4000 Tahun!

Inti Pembahasan Pohon tertua di dunia antara lain Methuselah, Prometheus, Pando, Sarv-e Abarquh, Alerce, Llangernyw Yew, […]

Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
September 25, 2026

Apa Itu Jejak Karbon dan Siapa Saja Kontributornya?

Inti Pembahasan Jejak karbon adalah jumlah emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia. Sektor transportasi, energi, […]

Edukasi
Carbon Management
Tim Indonesia Asri
September 24, 2026

7 Cara Mengurangi Jejak Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari

Inti Pembahasan Jejak karbon dapat dikurangi melalui kebiasaan sederhana, seperti menghemat energi, menggunakan transportasi beremisi rendah, […]

Oleh Tim Indonesia Asri
Indonesia Asri adalah kampanye yang digagas oleh Chandra Asri untuk bersama mewujudkan Indonesia yang lebih asri; Indonesia yang berwawasan lingkungan berkelanjutan untuk kelak dapat menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Indonesia Asri
© 2026 - Indonesia Asri
Kampanye oleh